//
you're reading...
kewirausahaan xii

MEREKRUT DAN MENGELOLA SDM

1.       Pendahuluan

Tujuan utama dari proses rekrutmen dan seleksi adalah untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan di perusahaan untuk waktu yang lama. Meskipun tujuannya terdengar sangat sederhana, proses tersebut ternyata sangat kompleks, memakan waktu cukup lama dan biaya yang tidak sedikit dan sangat terbuka peluang untuk melakukan kesalahan dalam menentukan orang yang tepat. Kesalahan dalam memilih orang yang tepat sangat besar dampaknya bagi perusahaan atau organisasi. Hal tersebut bukan saja karena proses rekrutmen & seleksi itu sendiri telah menyita waktu, biaya dan tenaga, tetapi juga karena menerima orang yang salah untuk suatu jabatan akan berdampak pada efisiensi, produktivitas, dan dapat merusak moral kerja pegawai yang bersangkutan dan orang-orang di sekitarnya.

Pada saat ini dimana persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin kuat, perusahaan seringkali mengalami kesulitan dalam menentukan kandidat yang tepat mengingat bahwa ada banyak kandidat yang tersedia tetapi sangat sedikit yang memiliki kualifikasi yang memadai. Rendahnya moral kerja dan pengaruh budaya “bapakisme” yang telah berlangsung puluhan tahun semakin menyulitkan perusahaan dalam mendapatkan kandidat yang benar-benar cocok. Selain menuntut keahlian dan ketrampilan si petugas rekrutmen perusahaan juga harus benar-benar mempersiapkan proses rekrutmen dan seleksi secara maksimal.

  1. 2.       Pengertian

Rekrutmen adalah proses mencari, menemukan, mengajak dan menetapkan sejumlah orang dari dalam maupun dari luar perusahaan sebagai calon tenaga kerja dengan karakteristik tertentu seperti yang telah ditetapkan dalam perencanaan sumber daya manusia. Hasil yang didapatkan dari proses rekrutmen adalah sejumlah tenaga kerja yang akan memasuki proses seleksi, yakni proses untuk menentukan kandidat yang mana yang paling layak untuk mengisi jabatan tertentu yang tersedia di perusahaan.

Pelaksanaan rekrutmen dan seleksi merupakan tugas yang sangat penting, krusial, dan membutuhkan tanggung jawab yang besar. Hal ini karena kualitas sumber daya manusia yang akan digunakan perusahaan sangat tergantung pada bagaimana prosedur rekrutmen dan seleksi dilaksanakan.

 

3.  Sebelum merekrut SDM sebagai tenaga kerja, perlu diketahui dulu beberapa hal berikut:

a)      Tenaga kerja yang dibutuhkan (produksi, keuangan, pemasaran, pimpinan, kepegawaian, dll)

b)      Berapa jumlah yang diperlukan

c)       Tentukan persyaratan minimum

 

4. Syarat2:

  • Keahlian; pendidikan formal; kursus, pengalaman kerja, dll
  • Umur
  • Jenis kelamin
  • Fisik dan kesehatan
  • Mental dan kejujuran

 

5. Cara perekrutan sumber daya

a) Cara Formal: Perekrutan calon tenaga kerja melalui pihak ketiga, BBLKI, Kantor Penempatan Kerja, Bursa tenaga kerja, dll.

b) Cara nonformal: Melalui perantara pegawai yang sudah ada di dalam perusahaan, melalui iklan, rekan-rekan.

 

6. Seleksi calon tenaga kerja

a) Tidak berdasar ilmu pengetahuan, dengan prosedur:

  • Surat lamaran pekerjaan
  • Ijazah
  • Pengalaman kerja/cv
  • Wawancara langsung
  • Rekomendasi pihak ketiga

b) Berdasar ilmu pengetahuan; metode ini dapat dipertanggungjawabkan karena sesuai dengan proesdur recruitment yang benar:

  • Application form : surat lamaran, ijazah, cv, kelakuan baik, dll
  • Wawancara : wawancara awal dan akhir
  • Tes Intelegensi, minat, bakat, dll

 

 

7. Prosedur merekrut SDM

  • Mengisi formulir
  • Wawancara pendahuluan : untuk mengetahui kesan tentang calon tenaga kerja
  • Wawancara lanjutan : untuk menggali informasi lebih dari data lamaran dan lampiran
  • Testing: untuk mendapatkan kemampuan ilmu pengetahuan
  • Penelitian pengalaman dan surat-surat keterangan
  • Pemeriksaan kesehatan
  • Rekomendasi: diajukan kepada bidang yang memerlukan sdm baru
  • Wawancara akhir: dilakukan oleh bagian yang memerlukan sdm baru
  • Penempatan calon tenaga kerja: sebelum diangat sdm tetap, ada masa percobaan tergantung kebijakan dari perusahaan
  • Pengangkatan tenaga kerja

 

8. Jenis Tes

  • Achievement test : untuk mengukur kesanggupan melaksanakan tugas
  • Aptitude test : untuk mengetahui bakat
  • Intelligence test : untuk mengetahui kecerdasar
  • Personality tes : untuk mengetahui kepribadian

About cafe14kewirausahaan

bisa

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kunjungan

  • 61,475 hits
%d blogger menyukai ini: